Catat! 4 Dekorasi Tempat Menikah Di Bali Ala Lokal Untuk Resepsi Lebih Berkesan

Catat! 4 Dekorasi Tempat Menikah Di Bali Ala Lokal Untuk Resepsi Lebih Berkesan

Berkunjung ke suatu lokasi wisata tidak afdol tanpa membeli atau memiliki souvenir yang berkesan lokal. Prinsip ini pun dapat Anda terapkan jika ingin menghelat acara pernikahan di Pulau Dewata. Lakukan hal yang sama dengan menerapkan dekorasi ala bali yang ikonik untuk acara Bali wedding venue. Seperti apa saja dekorasi tersebut? Cek ulasan yang satu ini.

Dekorasi Ikonik Ala Bali Untuk Dicoba

1. Menggunakan Angkul Angkul Untuk Pintu Masuk

Di pintu masuk villa atau tempat resepsi, Anda dapat menyisipkan desain ikonik Bali berupa Angkul angkul. Dekorasi indah yang satu ini berupa janur melengkung yang berdiri tinggi di pintu masuk acara. Janur ini memiliki juga disebut dengan nama Penjor, yang mana menjadi penanda khusus adanya acara atau upacara pernikahan.

Tidak hanya itu, dekorasi indah yang satu ini juga memiliki filosofi arti berupa simbol keberkahan. Tak heran jika banyak sekali penggunaan penjor di acara pernikahan khas bali. Menariknya, penjor terdiri dari jenis hiasan dan sakral. Jadi, untuk sekedar dekorasi Anda dapat memilih penjor dengan jenis hiasan.

2. Menambahkan Gebogan Untuk Dekorasi

Salah satu dekorasi ikonik khas lokal yang dapat diterapkan di tempat menikah di bali adalah Gebogan. Gebogan sendiri adalah sebuah hiasan terbuat dari roti atau buah buahan yang disusun bertumpuk menyerupai gunung. Rangkaian ini pun dihias dengan janur dan diletakkan di sebuah mangkuk khusus. Kesannya klasik dan indah untuk hiasan pelaminan.

3. Menerapkan Desain Gapura Bali Untuk Pelaminan

Selain gebogan untuk menghias pelaminan, calon pasangan pun dapat memilih desain khusus untuk pelamin. Desain khas lokal yang paling umum adalah tampilan dekorasi berbentuk gapura. Umumnya desain ini diletakkan di pintu masuk atau di balik tempat duduk pengantin.

Untuk dekorasi yang satu ini, pastikan Anda mendapatkan izin dari manajemen tempat. Hal ini karena dekor ini cukup besar dan rumit. Mengingat bentuknya menyerupai dua buah candi dengan ukuran besar dan tinggi. Selain itu, terdapat pula beberapa desain dan sentuhan khusus yang membuat konsep tradisional nan sederhana ini lebih ikonik.

4. Menggunakan Kain Poleng Untuk Aksen

Sentuhan khas bali yang terakhir adalah kain poleng atau kain kotak kotak berwarna hitam putih untuk tempat menikah di Bali. Anda pastinya sering menemukan kain serupa di beberapa lokasi seperti di pohon atau patung. Desain kotak catur ini adalah simbol keseimbangan, yang mana dapat menjadi  hiasan cantik dan tambahan aksen di acara resepsi.

Memberikan sentuhan tradisi selama menghelat resepsi pernikahan sebenarnya bukan lagi hal baru. Tapi, karena memiliki kemampuan untuk melakukannya selama di tempat pernikahan tak ada salahnya untuk mencobanya. Terutama dengan beberapa sentuhan sederhana tradisi Bali seperti Angkul Angkul, gebogan, Kain poleng, dan Gapura.

Anda bisa menikah di The Surga Bali Wedding Venue untuk pengalaman menikah yang romantis dan mewah. Cek infonya disini https://thesurga.com/

Tips & Share